Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Bu,

Beberapa waktu lalu, saya sempat pulang kampung. Tidak lama memang, tapi alhamdulillah bisa berkumpul bersama ibu, bapak, adik, kakak, kakak ipar, dan ponakan-ponakan. Sepertinya 2025 adalah tahun di mana saya paling sering pulang kampung. Selain memang ada beberapa agenda di sana, saya juga merasa, entah kenapa, saya harus lebih sering pulang. Manusia terus bertumbuh, dan saya pun begitu. Seiring bertumbuhnya badan, alhamdulillah pola pikir saya juga ikut bertumbuh. Saya merasa 2025 adalah tahun di mana saya mulai sedikit memahami dunia, tentang cara kerjanya, tentang ritmenya. Meski begitu, pada akhirnya saya tetap manusia biasa: kecil, rapuh, dangkal, dan sering tergesa-gesa di panggung kosmik ini. Di tahun ini pula saya menyadari satu hal yang sangat sederhana, tapi sering luput: bapak dan ibu adalah orang pertama yang menyayangi saya. Mereka adalah manusia-manusia pertama yang menerima saya di dunia ini. Kalau saya putar ulang ingatan sejauh yang saya mampu, rasanya memori saya...